Tausiah di Buka Bersama KASAL, Menteri Nusron: Negara Besar Mampu Ciptakan Rasa Aman

Berita22 Dilihat

Jakarta, SANDEQ.CO.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa kemampuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat merupakan salah satu penanda utama sebuah negara besar. Hal itu disampaikan dalam tausiah yang diberikan pada acara Buka Puasa Bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) di Wisma Elang Laut, Jakarta, Selasa (24/02/2026).

Di hadapan jajaran petinggi TNI AL dan para santri, Menteri Nusron memaparkan tiga pilar yang menjadi ciri negara besar, yang menurutnya erat kaitannya dengan peran Angkatan Laut.

“Tanda-tanda negara yang besar itu ada tiga. Dan itu ada di dalam Angkatan Laut. Pertama memberikan kebebasan orang untuk beribadah, kedua terbebas dari rasa kelaparan, dan ketiga mampu menciptakan rasa keamanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk mewujudkan rasa aman, dibutuhkan kekuatan pertahanan yang tangguh.

“Kalau kita bicara mampu menciptakan rasa aman sehingga orang terbebas dari rasa ketakutan, butuh tentara yang kuat, butuh alutsista yang canggih,” tegas Menteri Nusron.

Menurutnya, alutsista tidak hanya berbicara soal persenjataan, tetapi juga mencakup ketahanan energi yang harus dijaga dan dikembangkan dengan sistem terbaik. Ia mendorong penguatan infrastruktur pertahanan melalui pengadaan dan perawatan alutsista yang maksimal.

“Butuh perawatan yang teliti. Butuh belanja alutsista yang kuat. Karena itu jangan pelit menganggarkan untuk belanja terhadap alutsista ini,” pesannya, sembari mengutip makna dari ayat suci, “Wa’amanahum min khawf” (mengamankan mereka dari rasa ketakutan).

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Menteri Nusron yang juga menyisihkan waktu untuk memberikan tausiah di bulan suci. Ia menilai acara ini bukan sekadar ajang memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar lembaga. Apresiasi khusus disampaikan atas dukungan Kementerian ATR/BPN dalam pengelolaan aset tanah milik TNI AL.

“Semoga semakin merekatkan sinergi antara Kementerian ATR/BPN dan TNI AL. Terutama, terkait aset kepemilikan lahan, AL kini memiliki fondasi untuk memperkuat dan menjalankan tugas negara dengan baik,” ungkap Muhammad Ali.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh jemaah dari Pondok Pesantren Tarbiyatusshibyan Bogor. Rangkaian acara dimulai dengan pemberian santunan kepada para santri, dilanjutkan tausiah, lalu berbuka puasa bersama dan diakhiri dengan salat Magrib berjemaah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kepala Staf AL, Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, serta para Pejabat Utama TNI AL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *