*Usut Dugaan Korupsi Dana Rohaniawan Rp4,2 Miliar, GMKI Minta Polda Sulbar Tak Pandang Bulu*

Berita20 Dilihat

SANDEQ.CO.ID , POLMAN – Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Polewali Mandar mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana insentif rohaniawan senilai Rp 4,2 miliar. GMKI meminta penyidik tidak berhenti pada tahap penggeledahan, melainkan menelusuri seluruh aliran anggaran dan pihak yang terlibat.

Desakan ini mencuat pasca-penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulawesi Barat melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Polewali Mandar. Penggeledahan menyasar beberapa ruang penting, termasuk ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Ketua GMKI Cabang Polewali Mandar, Arif Hardiknas, menegaskan bahwa penggeledahan tersebut harus berujung pada pengungkapan perkara secara menyeluruh, bukan sekadar formalitas.

“Telusuri aliran anggaran, periksa seluruh pihak yang memiliki keterkaitan, dan apabila ditemukan bukti keterlibatan, siapa pun orangnya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 3 November 2026.

Menurut Arif, dana insentif rohaniawan bukanlah sekadar angka dalam dokumen anggaran, melainkan hak para pelayan keagamaan. Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap integritas keuangan daerah.

GMKI juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang transparan dan tidak tebang pilih. Arif meminta agar tidak ada pihak yang mendapatkan perlakuan istimewa akibat jabatan, kekuasaan, maupun kedekatan dengan pihak tertentu.

“Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Namun, kami juga meminta agar proses hukum berjalan transparan. Jangan ada pihak yang dilindungi hanya karena memiliki jabatan,” ucapnya.

Lebih lanjut, GMKI mendesak Polda Sulawesi Barat untuk membuka perkembangan penyidikan kepada publik secara proporsional. Mereka memastikan penyidikan harus berjalan profesional, independen, dan akuntabel.

GMKI Polewali Mandar berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga integritas pemerintahan dan memastikan pengelolaan keuangan daerah berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Laporan.  : Anshar
Editor.   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *