Majene, SANDEQ.CO.ID – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berkomitmen penuh melakukan transformasi fundamental menuju SMART Campus. Komitmen ini ditegaskan usai menghadiri konferensi pers daring yang digelar oleh Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama RI bertajuk “Dua Tahun Asta Cita : Kinerja Kemenag, Manfaat untuk Umat” pada Senin, 19 Oktober 2026.
Sebagai pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), keikutsertaan dalam agenda strategis bersama para Rektor PTKN dan Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan kampus dengan visi besar tata kelola pemerintahan era baru.
Memasuki dua tahun pelaksanaan pemerintahan, Kementerian Agama RI terus mendorong publikasi yang masif, terstruktur, dan akuntabel mengenai capaian kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
STAIN Majene merespons mandat ini bukan sekadar sebagai laporan seremonial, melainkan sebagai dorongan untuk mengakselerasi inovasi pendidikan Islam di Sulawesi Barat. Transformasi SMART Campus dirancang sebagai kontribusi nyata institusi dalam mendukung program Asta Cita, guna memastikan layanan pendidikan tinggi keagamaan semakin inklusif, modern, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat.
Strategi Akselerasi STAIN Majene Menuju SMART Campus
Untuk mewujudkan ekosistem SMART Campus (Smart Governance, Smart Academic, Smart Infrastructure, dan Smart Character), STAIN Majene akan merancang dan akan menerapkan lima strategi utama :
Pertama : Digitalisasi Tata Kelola Terintegrasi (Smart Governance)
STAIN Majene membangun sistem birokrasi digital yang transparan dan akuntabel. Melalui integrasi seluruh layanan administrasi ke dalam satu pintu (super apps), proses pelayanan bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum dipercepat guna mengeliminasi sekat-sekat birokrasi manual.
Kedua : Transformasi Kurikulum Berbasis Inovasi (Smart Academic)
Proses pembelajaran dirombak dengan memadukan teknologi canggih seperti Learning Management System (LMS) yang adaptif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang etis untuk riset, serta pengembangan materi kuliah yang relevan dengan kebutuhan industri digital modern, tanpa menegasikan khazanah keilmuan Islam keislaman.
Ketiga : Penyediaan Infrastruktur Teknologi Mutakhir (Smart Infrastructure)
Kampus berinvestasi besar pada penguatan jaringan internet berkecepatan tinggi di seluruh area, penyediaan ruang kelas pintar (smart classroom), laboratorium digital, hingga perpustakaan berbasis e-library yang dapat diakses kapan saja oleh civitas akademika untuk menunjang budaya riset global.
Keempat : Pengembangan Karakter Moderat dan Humanis (Smart Character)
Teknologi hanyalah alat, esensi utama SMART Campus di STAIN Majene tetap bertumpu pada penguatan nilai-nilai Moderasi Beragama. Kampus mencetak generasi yang cerdas digital sekaligus memiliki kedalaman akhlak, toleransi tinggi, dan berjiwa nasionalis sesuai dengan ruh Asta Cita Kemenag RI.
Kelima : Kemitraan Strategis dan Keterbukaan Publik
Membangun ekosistem digital memerlukan sinergi. STAIN Majene memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, sektor industri teknologi, serta lembaga internasional untuk pertukaran pengetahuan, sekaligus memastikan capaian kinerja kampus dipublikasikan secara masif dan akuntabel kepada publik.
Melalui lompatan strategis menuju SMART Campus ini, STAIN Majene siap berdiri di garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan Islam unggul yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga kokoh secara spiritual demi kemaslahatan umat dan bangsa.(*)
Editor : Redaksi










