Pesan Penting Sekjen ATR/BPN untuk Jajaran Sumsel: Tiga Instrumen Ini Jadi Penentu Sukses Pemimpin

Berita139 Dilihat

Jakarta, SANDEQ.CO.ID – Sebuah arahan strategis disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang digelar secara daring, Kamis (05/03/2026). Meski berlangsung di wilayah Sumsel, pesan yang disampaikan memiliki relevansi mendalam bagi seluruh jajaran BPN di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Dalam arahannya, Sekjen Dalu Agung menekankan bahwa fondasi utama seorang pemimpin di lingkungan birokrasi tidak hanya terletak pada visi besar, tetapi juga pada kemampuan teknis mengelola sumber daya organisasi. Ia mengidentifikasi tiga instrumen krusial yang harus dikuasai: uang, barang dan jasa, serta sumber daya manusia (SDM).

“Ini fondasi yang paling utama selaku pimpinan satuan kerja (Satker), yaitu mengelola uang, barang dan jasa, serta SDM. Tiga elemen dasar itu yang menjadi kunci utama suksesnya Anda dalam memimpin,” tegas Dalu Agung di hadapan Kepala Kanwil BPN Sumsel, Rahmat, beserta jajaran.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen mengingatkan pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara akuntabel dan optimal. Menurutnya, setiap rupiah yang digelontorkan berkaitan erat dengan proses pengadaan yang harus sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi kualitas. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang tertib.

“Saya minta para pimpinan Satker untuk memastikan kesesuaian data barang di kantor masing-masing dengan yang tercatat dalam aplikasi SIMAK (Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi), sekaligus memastikan kondisi barang tersebut. Kalau Anda sudah diberikan kepercayaan, tolong dijaga dengan baik,” pesannya, mengingatkan para pejabat untuk menjaga integritas.

Rakerda yang turut dihadiri perwakilan Kantor Pertanahan se-Sumsel ini juga dimanfaatkan Sekjen untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan pegawai muda. Ia mendorong para pemimpin di daerah untuk aktif memberikan ruang belajar dan berdiskusi bagi staf muda yang penuh potensi.

“Saya berharap Pak Kanwil dengan anak-anak muda ini diberikan ruang yang cukup agar bisa belajar, berikan ruang untuk menyampaikan pendapat. Saya juga berharap kepada yang muda harus bersuara, berani berdiskusi,” pungkasnya.

Arahan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan pertanahan, baik di perkotaan Sumsel maupun di daerah seperti Mamasa, bertumpu pada sinergi pengelolaan keuangan yang bersih, aset negara yang tertib, serta pemberdayaan SDM yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *