Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Perbaikan

Berita13 Dilihat

Semarang, SANDEQ.CO.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menggelorakan semangat hijrah dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H yang berlangsung khidmat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/06/2026).

Dalam tausiyahnya, Menteri Nusron mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen pergantian tahun Islam sebagai momentum refleksi diri dan langkah nyata menuju perbaikan, baik dalam ranah pribadi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari-hari yang lalu maka termasuk orang yang beruntung. Kalau hari ini sama dengan hari-hari yang lalu termasuk orang yang rugi. Karena ini suasana Muharam, kita sama-sama berdoa semoga tahun 1448 Hijriah ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Menteri Nusron dengan penuh haru.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Nusron itu menegaskan bahwa ajaran Islam secara fundamental mengajarkan umatnya untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas diri dari waktu ke waktu. Ia menekankan bahwa semangat hijrah tidak boleh berhenti pada tataran simbolis, melainkan harus diwujudnyatakan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui upaya menjaga dan mengamankan aset-aset umat agar dapat terus dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas.

“Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, mari kita perkuat nilai-nilai kemaslahatan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan yang lebih berkah,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Nusron memanjatkan doa agar tahun baru Islam membawa keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan tahun ini lebih baik, Provinsi Jawa Tengah semakin makmur, dan suasana dunia saat ini bisa menjadi lebih baik, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, selaku tuan rumah penyelenggara, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momen strategis untuk melakukan refleksi dan hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui upaya memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita melakukan refleksi, kita harus berhijrah, harus berubah. Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, tidak terpecah belah dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini,” ujar Gubernur Luthfi dengan tegas.

Acara yang sarat makna tersebut juga dimeriahkan dengan penyerahan 243 sertipikat tanah wakaf serta bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim yang berasal dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Menteri Nusron didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Achmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *