Sikat kasus Oli Palsu, Badko HMI Sulbar Resmi Laporkan ke Polda Sulbar dan Desak Penuntasan Tanpa Pandang Bulu

Berita32 Dilihat

SANDEQ.CO.ID ,Polewali Mandar – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Barat resmi melayangkan laporan resmi ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat terkait kasus oli palsu yang meresahkan masyarakat. Badko HMI Sulbar meminta dengan tegas agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

 

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan Badko HMI Sulbar, Aco Andi, menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil tanpa melihat latar belakang pelaku. Ia mengingatkan bahwa di hadapan hukum, semua pihak memiliki kedudukan yang sama.

 

“Soal hukum tidak mengenal siapa. Semua harus diproses secara hukum jika terbukti melanggar aturan. Kami mengingatkan Polda Sulbar agar tetap berdiri tegak di atas koridor hukum dan tidak goyah oleh intervensi politik maupun relasi kekuasaan,” ujar Aco Andi dalam pernyataan resminya.

 

Lebih lanjut, Aco Andi secara terbuka menyoroti adanya isu-isu miring yang berkembang di tengah masyarakat. Ia mencium adanya dugaan keterlibatan jejaring yang memiliki hubungan kekerabatan dengan oknum pejabat publik dalam lingkaran peredaran pelumas ilegal tersebut. Oleh karena itu, HMI berkomitmen akan terus mengawal kasus ini agar tidak ada intervensi dari pihak luar.

 

Dampak dari peredaran oli palsu ini dinilai sangat masif dan merugikan. Selain merusak mesin kendaraan bermotor secara teknis, peredaran barang ilegal ini memukul langsung kantong ekonomi masyarakat kecil, terutama mereka yang menggantungkan hidupnya pada kendaraan sebagai moda transportasi utama untuk mencari nafkah.

 

Mengingat kerugian besar yang dialami masyarakat, Badko HMI Sulbar menuntut transparansi penuh dari kepolisian dalam penanganan perkara ini.

 

“Kami menuntut Kapolda Sulbar untuk segera membuka kembali kasus ini secara transparan dan terang-benderang ke hadapan publik. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” pungkas Aco Andi.

 

Badko HMI Sulbar menegaskan akan terus memantau perkembangan laporan ini. Jika tidak ada progres yang konkret dan transparan dari Polda Sulbar dalam waktu dekat, HMI siap mengambil langkah-langkah konsolidasi organisasi yang lebih besar demi memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil yang dirugikan.

 

Laporan   :   Anshar
Editor.   Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *