Majene, SANDEQ.CO.ID — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene tengah bersiap menghadapi empat agenda besar yang krusial bagi penguatan identitas lembaga, peningkatan mutu akademik, dan kepercayaan publik. Empat prioritas tersebut meliputi peringatan Hari Santri Nasional, pelaksanaan Wisuda ke-9, perayaan Dies Natalis 1 Dekade, serta Akreditasi Lapangan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Wakil Ketua STAIN Majene Bidang Akademik, DR. Muhamad Nasir, MA., menegaskan bahwa rangkaian agenda ini merefleksikan titik temu antara kekuatan tradisi spiritual dan dinamika perguruan tinggi modern.
“Keempat agenda ini memiliki karakter yang berbeda, namun bermuara pada satu kepentingan mendasar, yaitu memperkuat identitas kelembagaan, meningkatkan mutu pendidikan, dan membangun kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi Islam, khususnya STAIN Majene,” ujar Dr. Muhamad Nasir seusai Rapat Pimpinan (Rapim) di Kampus STAIN Majene, Selasa (20/10/2026).
Berikut adalah empat agenda strategis nasional yang menjadi fokus utama civitas akademika STAIN Majene :
1. Peringatan Hari Santri 2026 : Sinergi Spiritual dan Ilmu Pengetahuan
STAIN Majene menjadwalkan peringatan Hari Santri Nasional, pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Gedung Rektorat STAIN Majene. Dalam edisi tahun ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mahasiswa diimbau mengenakan pakaian khas santri saat beraktivitas : baju putih, sarung putih, dan peci hitam untuk laki-laki, serta pakaian serba putih untuk perempuan.
Menurut Dr. Muhamad Nasir, Hari Santri memiliki relevansi kuat terhadap misi pendidikan Islam di STAIN Majene. Nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan, kesederhanaan, dan kedisiplinan dinilai menjadi modal etik penting dalam menghadapi modernitas.
“Melalui momentum ini, kami berharap lahir generasi Muslim yang tidak hanya kuat secara spiritualitas, tetapi juga unggul secara sains dan peka terhadap dinamika sosial,” tambahnya.
2. Wisuda ke-9 : Mengukuhkan 338 Sarjana dan Magister Baru
Pada Rabu, 11 November 2026, STAIN Majene akan menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode II tahun 2026. Sebanyak 338 wisudawan dari program Sarjana (S1) dan Magister (S2) dijadwalkan akan dikukuhkan.
Pihak rektorat menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan formal. Agenda rutin yang digelar dua kali setahun (April dan November) ini menjadi indikator sejauh mana pendidikan tinggi mampu mentransformasi kualitas hidup individu agar berdampak nyata bagi masyarakat luas.
3. Dies Natalis 1 Dekade : Optimisme Transformasi Menuju IAIN/UIN
Tepat pada 12 November 2026, STAIN Majene akan genap berusia 10 tahun. Memasuki usia satu dekade, institusi ini secara kelembagaan tetap optimistis untuk melakukan lompatan status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) atau Universitas Islam Negeri (UIN).
Manajemen institusi menekankan bahwa alih status tidak sekadar perubahan nama. Momentum satu dekade ini difokuskan sebagai ruang evaluasi substantif untuk penguatan tata kelola, peningkatan kualitas SDM, perluasan budaya akademik, infrastruktur, produktivitas riset, serta penguatan kepercayaan publik. Pihak kampus berharap STAIN Majene dapat terus istiqomah berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.
4. Akreditasi Lapangan Prodi KPI : Target Raih Predikat “Unggul”
Agenda penting berikutnya adalah visitasi Akreditasi Lapangan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang akan berlangsung pada 8–10 November 2026.
Proses penilaian dokumen dan tata kelola prodi ini akan diawasi langsung oleh dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK), yaitu :
- Prof. Dr. Drs. Najahan Musyafak, MA. (Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang);
- Dr. Putu Arimbawa, S.P., M.Si. (Universitas Halu Oleo).
Menghadapi tantangan disrupsi media digital, akreditasi ini krusial untuk mengukur relevansi kurikulum dan kualitas lulusan. Manajemen STAIN Majene secara realistis menargetkan predikat UNGGUL untuk Prodi KPI, mengingat seluruh rekomendasi evaluasi dari asesor sebelumnya telah ditindaklanjuti dan diimplementasikan dengan matang. Civitas akademika memohon doa serta dukungan penuh dari seluruh masyarakat demi kelancaran target capaian tersebut.(*)
Editor : Redaksi












