Perkuat Sinergi, Kantor Pertanahan dan Kemenag Mamasa Jalin Silaturahmi

Berita13 Dilihat

Mamasa, SANDEQ.CO.ID – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa beserta rombongan. (Selasa, 19/5/26).

Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Pertanahan setempat. Kedatangan rombongan Kementerian Agama disambut langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan bersama jajarannya. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai pentingnya kerja sama lintas sektor. Hal ini dinilai krusial untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa, Sukirman menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.

“Silaturahmi seperti ini sangat kami butuhkan untuk membangun komunikasi yang lebih baik antarinstansi. Dengan koordinasi yang solid, kami yakin setiap persoalan pertanahan yang berkaitan dengan aspek keagamaan dan kemasyarakatan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, Dr. H. Mustafa Tangngali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kantor Pertanahan.

“Kami menyadari banyak urusan di Kementerian Agama yang bersinggungan dengan masalah pertanahan, mulai dari pengelolaan aset wakaf hingga tanah milik lembaga keagamaan. Karena itu, kolaborasi dengan Kantor Pertanahan menjadi keniscayaan,” tuturnya.

 


Diskusi juga menyentuh rencana tindak lanjut berupa kegiatan bersama, seperti sosialisasi regulasi pertanahan bagi masyarakat serta pendampingan pengurusan sertifikasi tanah aset keagamaan. Kedua instansi sepakat untuk secara rutin menggelar pertemuan koordinasi guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan dan saling bertukar cinderamata sebagai simbol penguatan kemitraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *