Melawan Waktu dan Lumpur: Kisah Kantah Aceh Tamiang Evakuasi 75 Ribu Arsip Hak Rakyat Pascabencana

Berita16 Dilihat

Aceh Tamiang, SANDEQ.CO.ID – Genangan air mulai surut, namun lapisan lumpur tebal masih membekas di dinding dan lantai Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang. Di sudut ruangan yang sempat terendam hingga atap, Kepala Kantah Evan Rahmaini berdiri tegap menyaksikan proses evakuasi lembar demi lembar dokumen yang berhasil diselamatkan. (18/2/26)

“Ini bukan sekadar kertas. Ini adalah bukti hak masyarakat atas tanahnya,” ujar Evan mengenang momen kritis saat banjir hidrometeorologi dahsyat melanda wilayah itu pada 26-30 November 2025 silam.

Bencana yang merendam hampir seluruh Aceh Tamiang dengan ketinggian 4-5 meter itu tak menyisakan ampun. Lumpur setinggi 1-2 meter menutupi permukiman hingga perkantoran. Kantah Aceh Tamiang menjadi salah satu institusi yang paling terpukul. Air dan lumpur merusak ruang arsip, melumpuhkan listrik, dan mengisolasi akses selama dua minggu.

Sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur belum termasuk warkah pendukung terendam. Namun, semangat tak ikut terendam banjir.

Di hari keenam pascabencana, ketika akses mulai terbuka meski hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, Evan dan jajarannya memetakan kondisi.

“Tidak ada bangunan layak di sini untuk restorasi,” kenangnya. Bersama Kepala Kanwil BPN Aceh, Arinaldi, diputuskan arsip-arsip vital itu dievakuasi ke Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Banda Aceh.

Restorasi besar-besaran pun dimulai. Sekitar 30 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) diterjunkan melalui program Kuliah Kerja Nyata. Hingga hari ini, sekitar 10 persen atau setara 1,9 meter linier arsip berhasil dibersihkan dan direstorasi.

“Kami fokus memulihkan arsip sekaligus kepercayaan masyarakat,” tegas Arinaldi.

Di tengah puing dan lumpur, pelayanan pertanahan perlahan kembali berdenyut. Pindah lokasi, namun tak pindah tekad. Kantah Aceh Tamiang terus bergerak, memastikan hak atas tanah warga tetap terjaga meski bencana telah merenggut segalanya.

Sumber: Humas Kantah Mamasa

Editor: Sandeq.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *