Kordes KKN Kolaboratif Sandi: Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Program Kerja di Desa Rappang Barat

Berita23 Dilihat

SANDEQ.CO.ID  ,POLMAN –  Kab. Polman, Kec Mapilli Desa Rappang Barat, 5 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN Kolaboratif Angkatan VII STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya Tahun 2026 terus memperkuat sinergi bersama masyarakat melalui pelaksanaan Seminar Program Kerja yang digelar di Balai Kantor Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (5/8).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memaparkan sejumlah program kerja yang telah dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat Desa Rappang Barat. Seminar ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Rappang Barat beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN.

Sebagai Koordinator Desa (Kordes), Sandi menyampaikan bahwa pelaksanaan program kerja KKN tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya keterlibatan dan dukungan dari masyarakat.

KKN bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa melaksanakan program yang telah dirancang, tetapi bagaimana program tersebut mampu memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat menjadi hal yang sangat penting,” ujar Sandi.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN di Desa Rappang Barat diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat selama menjalankan proses pengabdian.
Sandi juga menekankan bahwa

mahasiswa perlu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar setiap program yang dilaksanakan dapat diterima dan memperoleh dukungan dari warga.
Kami hadir di sini bukan untuk menggurui masyarakat, tetapi untuk belajar bersama, bekerja bersama, dan memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Harapannya, program yang kami jalankan dapat memberikan manfaat, meskipun sederhana,” lanjutnya.

Seminar Program Kerja tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesepahaman antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), mahasiswa diarahkan untuk melihat potensi dan aset yang telah dimiliki masyarakat sebagai dasar dalam menyusun dan menjalankan program kerja.

Sandi berharap dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian program KKN selesai.
Kami sangat mengharapkan arahan, kritik, dan masukan dari masyarakat.

Bagi kami, keberhasilan KKN bukan hanya ketika semua program terlaksana, tetapi ketika kehadiran kami dapat meninggalkan manfaat dan hubungan baik dengan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan seminar berlangsung dengan suasana penuh antusias dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN Kolaboratif Angkatan VII STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya di Desa Rappang Barat

Laporan.  :  Anshar
Editor.  :  Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *