Komitmen Hukum dan Pelayanan: Panitia Ajudikasi PTSL 2026 Kabupaten Mamasa Resmi Dilantik

Berita53 Dilihat

Mamasa, SANDEQ.CO.ID – Langkah konkret pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi masyarakat melalui program pertanahan kembali ditegaskan. Pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa, digelar Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Panitia Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa, Sukirman, S.H., S.SiT. Turut hadir memberikan dukungan dan menyaksikan momen penting ini para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Mamasa, serta perwakilan rohaniawan, menandakan pendekatan yang holistik dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Dalam sambutannya, Sukirman menegaskan bahwa Program PTSL merupakan amanat negara untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh sertipikat tanah dengan proses yang transparan, sederhana, dan terjangkau, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Momen pengambilan sumpah dan janji para panitia ajudikasi bukan dipandang sebagai sekadar seremonial belaka. Sukirman menekankan bahwa hal tersebut merupakan ikrar kesetiaan dan komitmen luhur untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Ini adalah janji setia untuk melayani dengan penuh integritas, kejujuran, dan profesionalisme. Setiap anggota panitia memikul tanggung jawab besar dalam menentukan kepastian hak milik warga,” tegasnya.

Panitia Ajudikasi PTSL memegang peran kunci sebagai ujung tombak program di lapangan. Tugas mereka meliputi pemeriksaan data fisik dan data yuridis tanah, penyelesaian konflik atau sengketa tanah secara sederhana, hingga penyiapan bahan bagi penerbitan sertipikat. Dengan dilantiknya panitia ini, pelaksanaan PTSL Tahun 2026 di Kabupaten Mamasa secara resmi dimulai dan diharapkan dapat mencapai target dengan prinsip keadilan dan ketelitian.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan rohaniawan diharapkan dapat memperlancar sosialisasi program dan membangun kepercayaan publik. Kerja sama yang erat antara pemerintah desa, tokoh agama, dan jajaran pertanahan dinilai penting untuk mensukseskan program strategis nasional ini di tingkat akar rumput.

Dengan dilantiknya Panitia Ajudikasi PTSL 2026, Kabupaten Mamasa menunjukkan kesiapan untuk mempercepat pendaftaran tanah secara sistematis, mengamankan aset masyarakat, dan pada gilirannya mendorong peningkatan ekonomi melalui kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *