Kepala Kanwil BPN Sulbar Pimpin Rapat Monev, Tekankan Percepatan Program dan Pelayanan Prima

Berita38 Dilihat

Mamuju, SANDEQ.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Fredy Marfin, M.Si., QRMP., memimpin langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah BPN Sulawesi Barat, Rabu (8/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Bidang di lingkungan Kanwil serta Kepala Kantor Pertanahan dari seluruh kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat Monev digelar sebagai forum evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pertanahan di wilayah Sulawesi Barat. Selain meninjau capaian target hingga pertengahan tahun, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi vertikal antara Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan Kabupaten. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh target kinerja Tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal, efektif, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Fredy Marfin menegaskan pentingnya komitmen, sinergi, dan kolaborasi seluruh jajaran dalam mengakselerasi penyelesaian program-program prioritas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Keberhasilan pembangunan pertanahan di Sulawesi Barat sangat bergantung pada kekompakan dan sinergi antara Kanwil dan Kantor Pertanahan di kabupaten,” ujarnya.

Orang nomor satu di jajaran BPN Sulawesi Barat itu juga mengingatkan agar setiap satuan kerja terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta jajarannya untuk tidak lengah dan terus memperkuat pengawasan internal guna mencegah terjadinya penyimpangan.

“Lakukan percepatan penyelesaian berbagai target strategis, namun tetap dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas. Pelayanan publik adalah harga mati yang harus kita jaga,” tegasnya.

Rapat yang berlangsung interaktif ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi capaian kinerja, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang identifikasi berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi di lapangan. Para kepala kantor pertanahan kabupaten menyampaikan secara terbuka dinamika dan tantangan di wilayah masing-masing, mulai dari permasalahan data pertanahan, infrastruktur, hingga sumber daya manusia. Dari forum tersebut, kemudian dirumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pada semester berikutnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Fredy Marfin berharap terbangun koordinasi yang semakin solid antara Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten se-Sulawesi Barat. Dengan demikian, pelaksanaan program pertanahan dapat berjalan tepat sasaran, memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat, serta menghadirkan layanan pertanahan yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *