Mamuju Tengah, SANDEQ.CO.ID – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Mamuju Tengah menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad Barambangy. Hadir pula Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Mahayuddin, S.Ag., M.Pd., yang mewakili Bupati Mamuju Tengah, beserta Kepala Kantor Kemenhaj Mamuju Tengah, Drs. H. Ramli Usman, perwakilan Kapolres Mamuju Tengah, Kabag Kesra, serta para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenhaj Mamuju Tengah menegaskan peran dan tanggung jawab baru lembaganya. Berdasarkan Peraturan Presiden tentang pembentukan Kemenhaj, segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenhaj, tidak lagi dibawah Kementerian Agama.
“Oleh karena itu, kami tegaskan kepada seluruh ASN Kemenhaj untuk memberikan pelayanan prima terkait pelaksanaan haji dan umrah,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Mamuju Tengah yang, meski dalam kondisi efisiensi anggaran, tetap mengalokasikan anggaran khusus untuk transportasi menuju dan dari Embarkasi Makassar bagi calon jemaah haji kabupaten tersebut.
Kepada para calon jemaah, disampaikan pesan agar mengikuti seluruh rangkaian manasik haji selama 9 hari ke depan dengan sungguh-sungguh. Tujuannya agar mereka memahami tahapan (rukun) haji dan seluruh larangannya, sehingga diharapkan dapat meraih haji yang mabrur.
Pada kesempatan yang sama, Asisten I Mahayuddin yang mewakili Bupati, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir dikarenakan sedang dalam agenda ibadah umrah.
“Senada dengan penyampaian kepala kantor kemenhaj, kami harap para calon jemaah haji mengikuti seluruh rangkaian manasik haji dengan maksimal,” pesan Mahayuddin.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai persiapan utama. Menutup sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar semua calon jemaah, khususnya yang berusia di atas 90 tahun, dapat berangkat dan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat.
Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan calon jemaah haji secara matang, baik dari segi spiritual, pengetahuan ritual, maupun kesehatan, sebelum berangkat ke Tanah Suci.(mys)
Editor : Redaksi









