SANDEQ.CO.ID , POLEWALI MANDAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar terus mengusut dugaan penyimpangan dalam pengadaan komponen listrik di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Polewali Mandar untuk Tahun Anggaran 2024. Hingga saat ini, tim penyidik masih memfokuskan pemeriksaan pada para penyedia barang sebelum akhirnya menelusuri keterlibatan pejabat terkait proses pengadaan.
Kasubsi Penuntutan, Upaya Hukum, dan Eksekusi Kejari Polewali Mandar, Yunus, mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada delapan penyedia yang telah diperiksa. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan sejumlah indikasi pelanggaran, di antaranya dugaan mark up harga, pembelian barang yang dilakukan berulang kali, serta indikasi pengadaan barang yang diduga tidak pernah ada atau fiktif.
“Fokus kami saat ini masih kepada saksi-saksi dari pihak penyedia. Ada kurang lebih delapan orang yang sudah kami periksa untuk mengumpulkan bukti awal,” ujar Yunus.
Meski demikian, penyidik belum berspekulasi mengenai pihak-pihak di lingkungan Setda yang mungkin terlibat. Penegakan hukum akan dilakukan secara bertahap setelah bukti-bukti dari para penyedia barang terkumpul secara lengkap.
Kasus ini kini dalam penanganan serius Kejari Polewali Mandar dan akan terus dikembangkan untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Masyarakat pun diharapkan mengawal proses hukum ini demi terciptanya transparansi dan keadilan.
Laporan. : Anshar
Editor. : Redaksi










![Liga Dangdut Sampai Forum Diskusi Warnai Hari Donor Darah Sedunia [HDDS] Di Polewali Mandar Liga Dangdut Sampai Forum Diskusi Warnai Hari Donor Darah Sedunia [HDDS] Di Polewali Mandar](https://sandeq.co.id/wp-content/uploads/2021/06/IMG20210614120504-300x178.jpg)

