HMI Cabang Polman Soroti Asap yang Menyelimuti Wilayah, Respons Pemerintah Dipertanyakan

Berita33 Dilihat

SANDEQ.CO.ID , POLEWALI MANDAR — Fenomena asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi kualitas udara, kesehatan, dan keselamatan masyarakat. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang terukur melalui identifikasi sumber asap, pemantauan kualitas udara, serta penyampaian informasi yang transparan kepada publik.

 

Asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan, pembakaran terbuka, maupun sumber pencemaran lainnya dapat membawa partikel yang berdampak terhadap kesehatan apabila terhirup. Karena itu, penilaian terhadap kondisi udara perlu dilakukan berdasarkan data dan pemeriksaan oleh instansi berwenang. Masyarakat, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan, membutuhkan informasi yang jelas mengenai potensi risiko dan langkah perlindungan yang perlu dilakukan.

 

Menanggapi kondisi tersebut, Hidayat Anwari, Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang Polewali Mandar, menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah daerah dalam merespons persoalan lingkungan yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Menurutnya, situasi ini tidak cukup dipandang sebagai fenomena alam atau gangguan lingkungan biasa, tetapi perlu ditangani melalui langkah konkret, koordinasi lintas sektor, dan keterbukaan informasi.

 

HMI Cabang Polewali Mandar juga mempertanyakan belum adanya pernyataan resmi pemerintah daerah yang dapat dijadikan rujukan publik terkait kondisi asap tersebut. Ketiadaan informasi yang memadai menimbulkan ketidakpastian mengenai sumber asap, kondisi kualitas udara, serta langkah antisipasi yang sedang dilakukan. Dalam persoalan yang menyangkut kepentingan publik, komunikasi pemerintah seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab kelembagaan untuk memberikan kepastian dan mencegah berkembangnya informasi yang tidak terverifikasi.

 

Dayat menilai pemerintah daerah perlu segera mengoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan pemantauan kualitas udara dan penelusuran sumber asap. Hasil pemeriksaan tersebut perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Apabila ditemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan atau sumber pencemaran lainnya, penanganan harus dilakukan sesuai hasil verifikasi lapangan dan ketentuan yang berlaku.

 

Selain itu, pemerintah perlu menyampaikan imbauan kesehatan yang jelas dan berbasis kondisi faktual, termasuk langkah pencegahan paparan asap serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Informasi tersebut penting agar masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat, sementara pemerintah memiliki dasar yang jelas dalam menentukan kebijakan penanganan dan mitigasi risiko.

 

HMI Cabang Polewali Mandar mendesak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar segera memberikan penjelasan resmi kepada publik, memastikan sumber asap, melakukan pemantauan kualitas udara, dan mengumumkan langkah konkret untuk melindungi kesehatan serta keselamatan masyarakat. Pemerintah juga diminta memastikan koordinasi lintas instansi berjalan efektif dan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala. Bagi HMI, persoalan ini bukan sekadar tentang asap yang menyelimuti wilayah, melainkan menyangkut tanggung jawab pemerintah dalam menjamin hak masyarakat atas lingkungan yang sehat, informasi yang transparan, dan perlindungan yang nyata.

 

Lapiran : Anshar
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *