Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Tabulahan: HMI Badko Sulbar Desak Pencopotan Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Penutupan Dapur

Berita15 Dilihat

Mamuju, sandeq.co.id – Penyelenggaraan program Makanan Bergizi (MBG) di SMPN 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam setelah 14 siswa diduga mengalami keracunan makanan dan harus mendapatkan perawatan medis secara intensif di Puskesmas Tabulahan.

Menanggapi insiden tersebut, Kabid PTKP HMI Badko Sulbar menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap penyelenggara dan pengelola program MBG di wilayah tersebut. HMI menilai kasus ini sebagai bentuk kelalaian serius yang mengancam keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Dalam keterangannya, Kabid PTKP HMI Badko Sulbar menegaskan sejumlah tuntutan tegas:

Pencopotan Jabatan: Mendesak pihak berwenang untuk segera mencopot Kepala SPPG, Ahli Gizi yang bertugas, serta Kepala Yayasan yang bertanggung jawab atas pengelolaan MBG di lokasi tersebut.

Penutupan Dapur MBG: Menuntut penutupan dan penghentian total operasional dapur penyedia MBG di Tabulahan sampai proses evaluasi serta investigasi selesai dilakukan.

Usut Tuntas: Meminta dinas terkait beserta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab pasti timbulnya dugaan keracunan ini guna memastikan pemenuhan standar higienis dan kelayakan konsumsi makanan.

“Keselamatan dan kesehatan para siswa adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar. Kejadian yang menimpa 14 siswa SMPN 1 Tabulahan ini membuktikan adanya kecerobohan sistematis dalam pengawasan standar gizi dan kebersihan makanan. Kami mendesak adanya langkah tegas berupa pencopotan pihak-pihak bertanggung jawab serta penutupan dapur MBG tersebut,” ujar Kabid PTKP HMI Badko Sulbar.

HMI Badko Sulbar menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari pihak berwenang serta jaminan keselamatan bagi seluruh siswa penerima manfaat program MBG di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *