Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Raih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB

Berita9 Dilihat

Jakarta, SANDEQ.CO.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sebanyak 32 satuan kerja (Satker) di lingkungan kementerian menerima penghargaan bergengsi atas keberhasilan mereka membangun tata kelola berintegritas, Kamis (05/03/2026), di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Penghargaan tersebut terdiri atas satu predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diraih Kantor Pertanahan Kota Denpasar, serta 31 predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) yang diberikan kepada Kanwil BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Kanwil BPN Provinsi Bali, dan 29 Kantor Pertanahan lainnya di berbagai daerah.

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Satker yang berhasil meraih predikat tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan bukti nyata kerja keras dan komitmen kuat jajaran ATR/BPN dalam melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan ini kepada seluruh Satker yang hari ini meraih predikat WBBM dan WTAB. Satker ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk perbaikan layanan Kementerian ATR/BPN,” ujar Dalu Agung Darmawan di hadapan para penerima penghargaan.

Namun, ia mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah garis akhir dari proses reformasi birokrasi. Setelah menerima predikat, setiap Satker justru memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menjaga konsistensi kinerja dan integritas dalam melayani masyarakat.

“Kalau mendapatkan penghargaan, tentu akan senang. Tapi perlu diingat, setelahnya Bapak/Ibu akan tetap melanjutkan tugas dan tanggung jawab pelayanan,” pesannya.

Sekretaris Inspektorat Jenderal ATR/BPN, Sutaryono, melaporkan bahwa predikat WBBM merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian PAN-RB yang menandakan sebuah instansi telah sukses menerapkan reformasi birokrasi, berhasil mencegah korupsi, dan memberikan kualitas pelayanan publik yang prima. Sementara WTAB adalah penghargaan internal Kementerian ATR/BPN kepada Satker yang menerapkan tata kelola administrasi bersih, transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. Predikat WTAB ini menjadi langkah awal menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan WBBM.

Plt. Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan pada Kementerian PAN-RB, Kamaruddin, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menyampaikan apresiasi. Ia berharap agar predikat yang diraih tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga mendorong penguatan orientasi pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami mengharapkan untuk terus menjaga konsistensi kinerja dan integritas. Juga tentu bagaimana memperkuat orientasi pada hasil dan dampak serta bisa menjadi role model dan agen perubahan. Ini tidak berhenti dengan menerima predikat itu saja, tapi bagaimana memperluas replikasi terobosan dan inovasinya,” pungkas Kamaruddin.


Acara pemberian penghargaan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Deni Santo; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dengan diraihnya predikat WBBM dan WTAB ini, diharapkan seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, termasuk yang bertugas di Kabupaten Mamasa dan daerah lainnya, semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan langsung dampak positif dari tata kelola pertanahan yang semakin bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *