Polman, SANDEQ.CO.ID – Ratusan sampah plastik, dedaunan kering, dan limbah rumah tangga berhasil dikumpulkan dalam aksi bakti sosial (baksos) bersih-bersih pantai yang digelar oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Polewali, Minggu (07/6/2026). Kegiatan berlangsung di sepanjang Pantai Ujung, Jalan Cendrawasih, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Baksos tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Polewali mulai dari ketua dan pengurus, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Polewali, anggota PCA Polman, serta Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sulawesi Barat. Tak hanya itu, aksi ini juga melibatkan anggota Pramuka dari SMAN 1 Polewali.

Turut hadir dalam kegiatan itu Lurah Takatidung, Muh. Albar, serta sejumlah kepala lingkungan di sekitar kawasan pantai.
Sampah Plastik Masih Mendominasi
Pantauan di lokasi, para ibu-ibu ‘Aisyiah tampak antusias memungut sampah menggunakan kantong plastik besar dan sarung tangan. Mereka menyusuri bibir pantai yang cukup panjang, dibantu oleh anggota pramuka yang sigap mengangkut karung-karung sampah ke tempat pembuangan sementara.
Ketua PCA Polewali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Kami ingin memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita bersama. Sampah di laut akan berdampak buruk bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat,” ujarnya di sela-sela aksi.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum PWA Sulbar menambahkan bahwa kolaborasi dengan pramuka dan pemerintah kelurahan menjadi energi positif bagi gerakan perempuan Muhammadiyah di Polewali.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial, tapi berkelanjutan. Terima kasih kepada adik-adik pramuka yang luar biasa semangatnya,” tuturnya.
Lurah Takatidung, Aisyiah Harus Jadi Pelopor Baksos Rutin
Dalam sambutannya usai menyusuri titik-titik pantai yang telah dibersihkan, Lurah Takatidung, Muh. Albar, mengapresiasi penuh inisiatif ibu-ibu ‘Aisyiah. Bahkan, ia secara tegas menyarankan agar kegiatan serupa bisa menjadi program rutin.
“Saya sarankan kepada ibu-ibu ‘Aisyiah untuk bisa mempelopori bakti sosial rutin di daerah pantai ini. Saya selaku lurah sanggup mengerahkan majelis taklim yang ada di wilayah saya untuk ikut serta. Ini tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah,” ujar Muh. Albar dengan nada tegas dan penuh harap.
Menurutnya, kawasan Pantai Ujung dan Jalan Cendrawasih merupakan salah satu destinasi warga untuk bersantai. Sayangnya, kesadaran membuang sampah pada tempatnya masih rendah.
“Dengan adanya gerakan dari ibu-ibu ‘Aisyiah, saya optimis perlahan kesadaran masyarakat akan tumbuh. Pemerintah kelurahan siap memfasilitasi,” lanjutnya.
Warga Beri Respons Positif
Sejumlah warga yang melintas tampak berhenti sejenak dan memberikan dukungan. Beberapa bahkan ikut serta memungut sampah di sekitar kediaman mereka.
Salah satu kepala lingkungan setempat mengaku terbantu dengan adanya baksos ini.
“Biasanya sampah menumpuk dan bau, apalagi kalau air laut pasang. Semoga ibu-ibu ‘Aisyiah terus konsisten,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 Wita itu ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis karung sampah kepada petugas kebersihan kelurahan.(*)
Editor : Redaksi












