1BNNK Polman Dorong Catin Tes Urine Mandiri, Privasi Dijamin dan Pernikahan Tak Terhambat

Berita83 Dilihat

SANDEQ.CO.ID , POLMAN ,POLEWALI, – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar mengajak pasangan calon pengantin (catin) untuk melakukan pemeriksaan urine secara mandiri dan sukarela sebelum melangsungkan pernikahan.O Langkah preventif tersebut bertujuan membangun kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sejak awal kehidupan rumah tangga.

 

Kepala BNNK Polewali Mandar, Syabri Syam, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan penegakan hukum. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat melalui peningkatan kesadaran dan tindakan pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga.

 

Menurutnya, pemeriksaan urine bagi calon pengantin merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan keluarga. Pemeriksaan tersebut juga menjadi sarana deteksi dini untuk mengetahui kemungkinan penyalahgunaan narkotika sebelum pasangan membangun kehidupan rumah tangga.

 

“Masyarakat jangan melihat pemeriksaan urine ini sebagai beban administratif yang menakutkan. Ini merupakan wujud kejujuran dan perlindungan terhadap masa depan keluarga serta generasi penerus,” ujar Syabri.

 

Ia memastikan BNNK Polman memberikan perlindungan terhadap privasi dan kerahasiaan identitas maupun hasil pemeriksaan setiap warga yang memanfaatkan layanan tersebut.

 

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi penyalahgunaan atau ketergantungan narkotika, BNNK Polman akan mengedepankan pendekatan humanis melalui asesmen dan penanganan rehabilitasi sesuai kebutuhan.

 

Syabri juga menegaskan bahwa pemeriksaan urine mandiri tersebut tidak dimaksudkan sebagai persyaratan administratif pernikahan. Karena itu, hasil pemeriksaan tidak menjadi dasar untuk menghambat maupun membatalkan rencana pernikahan pasangan calon pengantin.

 

“Kami pastikan proses ini tidak akan menghambat atau membatalkan pernikahan yang sudah direncanakan. Orientasi kami adalah pencegahan, perlindungan, dan penyelamatan masyarakat dari ancaman narkoba,” tegasnya.

 

Urgensi pencegahan tersebut semakin relevan di tengah ancaman peredaran gelap narkotika di wilayah Polewali Mandar dan Sulawesi Barat. Belum lama ini, tim gabungan BNNP Sulawesi Barat dan BNNK Polman berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan 1.400 butir pil ekstasi dengan nilai ekonomi yang diperkirakan mendekati Rp1 miliar. Barang bukti tersebut diamankan dari seorang kurir yang berasal dari Kabupaten Sidrap.

 

Peristiwa itu menjadi gambaran bahwa ancaman peredaran narkotika membutuhkan langkah pencegahan yang terstruktur, berkelanjutan, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

 

Sejalan dengan upaya tersebut, BNNK Polman melalui bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) terus memperluas edukasi mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

 

Hingga saat ini, sebanyak 6.793 warga dari berbagai lingkungan, mulai dari instansi pemerintahan, sektor pendidikan hingga kalangan swasta, telah dirangkul dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika.

 

BNNK Polman berharap keterlibatan masyarakat, khususnya pasangan calon pengantin, dapat menjadi bagian dari gerakan kolektif membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

 

Bagi pasangan calon pengantin maupun masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan urine secara mandiri, layanan tersebut tersedia di Klinik Pratama Kantor BNNK Polewali Mandar, Jalan Pameran Pembangunan, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, atau melalui fasilitas kesehatan terdekat.

 

Melalui langkah preventif tersebut, BNNK Polman mendorong terwujudnya lingkungan keluarga yang sehat sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Polewali Mandar Bersih dari Narkoba (Bersinar).

 

Laporan. : Anshar
Editor.  : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *