KANTOR PERTANAHAN MAMASA GELAR BIMTEK PENGOLAHAN NANAS DI DESA MESAKADA, DORONG EKONOMI LOKAL

Berita11 Dilihat

Mamasa,  sandeq.co.id – Dalam upaya nyata menggerakkan roda ekonomi desa melalui potensi lokal, Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Produk Nanas di Desa Mesakada, Kecamatan Tanduk Kalua, Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat ini mendapat sambutan hangat dari aparat desa dan antusiasme tinggi dari masyarakat. (29/8/26)

Kegiatan yang diinisiasi oleh Seksi Penataan dan Pemberdayaan ini bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan serta keterampilan teknis kepada para pelaku usaha mikro dan petani setempat. Fokus utama pelatihan adalah bagaimana mengolah buah nanas yang merupakan komoditas unggulan desa menjadi produk bernilai jual tinggi, mulai dari teknik pascapanen yang baik, inovasi varian olahan makanan, hingga strategi pengemasan yang menarik.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa, Sukirman, S.H., S.SiT, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada aspek administrasi pertanahan, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan taraf hidup.

“Kami ingin masyarakat Desa Mesakada tidak hanya menjadi penanam, tetapi juga pengolah yang mandiri. Dengan nilai tambah ini, kami berharap pendapatan keluarga dapat meningkat dan desa ini semakin berdaya saing,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Ajeng Annisa Fauziah, S.Tr, menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang secara praktis agar mudah dipahami dan langsung dipraktikkan oleh peserta.

“Kami menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif. Mulai dari demo pembuatan selai, sirup, hingga keripik nanas. Semua peralatan dan bahan kami sediakan agar masyarakat benar-benar merasakan proses produksi dari nol,” terang Ajeng.

Turut hadir dalam acara tersebut perangkat Desa Mesakada serta staf teknis Kantor Pertanahan. Para peserta, yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga dan kelompok tani, terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga aktif bertanya dan mencoba langsung teknik pengolahan yang diajarkan.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Mamasa dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Desa Mesakada dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam mengoptimalkan sumber daya alam lokal untuk kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *