Polman, SANDEQ.CO.ID – Memanfaatkan keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Perindagkop UMKM bersinergi dengan Bank Indonesia menghadirkan gelaran “Maradika QRIS Ramadhan UMKM Baik”. Bertempat di Lapangan Pancasila, kegiatan ini diproyeksikan menjadi pusat gravitasi ekonomi dan sosial bagi masyarakat Mandar.
DR. Aco Musaddad HM, Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, memberikan analisis mendalam mengenai dampak strategis kegiatan ini bagi pembangunan daerah:
Pertama, Akselerasi Digitalisasi : UMKM Polman “Naik Kelas”
Menurut DR. Aco Musaddad, penggunaan QRIS dalam event ini bukan sekadar tren, melainkan pemaksaan positif bagi UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran modern.
“Ini adalah upaya konkret branding UMKM yang melek teknologi. Dengan QRIS, transaksi menjadi lebih transparan, aman dari peredaran uang palsu, dan pelaku usaha memiliki catatan keuangan yang rapi. Kita sedang mendorong gaya hidup cashless yang modern di Polman,” ujarnya.
Kedua, Etalase Promosi dan Loyalitas Pelanggan
Ramadhan merupakan puncak konsumsi masyarakat. Memanfaatkan momentum ini adalah strategi pemasaran yang paling efektif. Event ini menjadi one-stop shop bagi produk kriya dan pangan olahan lokal. Harapannya, interaksi di lapangan menciptakan loyalitas pelanggan baru yang tetap bertahan bahkan setelah Ramadhan usai.
Ketiga, Standarisasi Kuliner Higienis dan Tertata
Transformasi Lapangan Pancasila menjadi pusat kuliner takjil diatur sedemikian rupa agar lebih higienis dibandingkan pedagang yang tidak terdata.
“Kualitas dan kebersihan makanan lebih terjamin melalui pengorganisasian Dinas Perindagkop. Ini penting untuk menjaga citra positif wisata kuliner Polewali Mandar di mata wisatawan lokal maupun luar daerah,” tambah DR. Aco Musaddad.
Keempat, Integrasi Wisata Religi dan Sosial
Lokasi strategis yang berdampingan dengan Masjid Agung Syuhada menciptakan ekosistem unik. Masyarakat dapat mengintegrasikan ibadah salat berjamaah dengan interaksi sosial keluarga. Adanya wahana bermain anak menjadikan lokasi ini destinasi “Ngabuburit” yang ramah keluarga, sehingga meningkatkan durasi kunjungan dan perputaran uang di area UMKM.
Kelima, Penguatan Karakter Melalui Nafas Islami
Kegiatan ini menyeimbangkan nilai material dan spiritual melalui berbagai lomba Islami (tadarus, nasyid, dan azan). Hal ini membuktikan bahwa aktivitas ekonomi UMKM dapat berjalan selaras dengan kesucian bulan Ramadhan, sekaligus memberikan wadah aktivitas positif bagi generasi muda Polman.
DR. Aco Musaddad HM menyimpulkan bahwa Maradika QRIS Ramadhan adalah manifestasi nyata kolaborasi antara Pemerintah, Perbankan, dan Masyarakat. Efek domino yang dihasilkan tidak hanya menyentuh pertumbuhan ekonomi pelaku usaha kecil, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan digital dan menyediakan ruang publik yang sehat serta religius.
Informasi Kegiatan :
- Waktu : Selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H (Tahun 2026)
- Lokasi : Lapangan Pancasila, Polewali Mandar
- Penyelenggara: Dinas Perindagkop UMKM Polman bekerja sama dengan Bank Indonesia. (*)
Editor : Redaksi






