Polewali, SANDEQ.CO.ID – Suasana sinergis dan penuh semangat kebangsaan mengiringi rapat terbatas Pengurus Sako Pramuka Pandu Maarif NU Sulawesi Barat, dalam rangka menyusun strategi persiapan menyambut perhelatan nasional: Peluncuran Sekaligus Persiapan Menuju Kemah Pramuka Cinta Moderasi Tingkat Nasional. (Senin, 2/2/26)
Rapat yang digelar di Warkop Kopi Kurrak Matakali tersebut secara khusus membahas langkah-langkah taktis setelah ditetapkannya Sulawesi Barat sebagai tuan rumah kegiatan bergengsi yang rencananya akan dilaksanakan di Sport Center Kabupaten Polewali Mandar pada bulan Juli mendatang. Penetapan ini merupakan bentuk pengakuan pusat atas kapasitas dan komitmen daerah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui gerakan kepramukaan.
Dipimpin secara langsung Kaka Azis Nota, Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Sulbar yang juga menjabat sebagai Ketua Sako Pramuka Pandu Maarif NU Sulbar. pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi multisektoral untuk kesuksesan acara. Beliau menegaskan,
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan medium strategis untuk memperkuat narasi kerukunan, toleransi, dan kecintaan pada tanah air di kalangan generasi muda Indonesia, khususnya melalui kader Pramuka.”
Rapat turut dihadiri oleh sejumlah figur kunci, di antaranya Kaka H. Muhammad Parid selaku Kakawarcab Pramuka Kabupaten Polewali Mandar dan Kaka Mawardi yang memberikan masukan terkait aspek teknis kepramukaan dan logistik lapangan. Kehadiran H. Lahida selaku Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar memperkuat dimensi koordinasi dengan instansi Kemenag, sekaligus menegaskan dukungan penuh terhadap nilai moderasi beragama yang menjadi ruh kegiatan.
Seluruh jajaran pengurus Sako yang hadir terlihat aktif menyumbang gagasan, membahas mulai dari aspek perencanaan, administrasi, keamanan, hingga penyusunan konten edukatif yang akan diusung dalam kemah tersebut. Diskusi berlangsung fokus dan penuh keakraban, mencerminkan semangat gotong royong.

Dengan ditetapkannya Sport Center Polewali Mandar sebagai venue, diharapkan kegiatan ini tidak hanya sukses secara organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Sulawesi Barat, khususnya Mandar, kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Persiapan yang matang dan dukungan menyeluruh dari berbagai pemangku kepentingan menjadi modal utama untuk mewujudkan Kemah Pramuka Cinta Moderasi Tingkat Nasional yang bermakna, berkesan, dan meninggalkan warisan nilai-nilai persatuan dalam kebinekaan.






