624 Lulusan STPN Diwisuda, Siap Dukung Keadilan Agraria dan Pembangunan di Daerah

Berita26 Dilihat

SANDEQ.CO.ID, Mamasa – Sebanyak 624 taruna dan taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) telah diwisuda secara resmi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Kampus STPN, Sleman. Peristiwa penting ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para wisudawan dan keluarganya, tetapi juga menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan dan reformasi agraria di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mamasa.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid hadir secara langsung untuk mewisuda dan memberikan wejangan. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa para lulusan STPN, dengan keahliannya yang unik, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan tiga pilar utama: keadilan, pemerataan, dan kesinambungan ekonomi nasional.

“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru yang penuh peluang dan tantangan. Pendidikan yang sesungguhnya adalah pendidikan di luar kampus, yaitu di tengah-tengah masyarakat,” pesan Menteri Nusron yang disambut hangat oleh para hadirin.

Beliau juga mengapresiasi peran serta keluarga, pimpinan STPN, dosen, dan seluruh civitas academica yang telah membentuk karakter dan keahlian para lulusan. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Para lulusan STPN ini terdiri dari 274 orang dari Program Studi Diploma IV Pertanahan dan 350 orang dari Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral. Keahlian mereka, khususnya dalam pengukuran dan pemetaan kadastral, merupakan aset yang sangat krusial untuk menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan, seperti percepatan pendaftaran tanah, penyelesaian sengketa, dan pendataan untuk perencanaan tata ruang yang lebih baik.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, dalam sambutannya berharap para lulusan dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi.

“Kami berharap para lulusan siap berkontribusi dalam mendukung kebijakan Reforma Agraria, penataan ruang, percepatan pendaftaran tanah, serta penguatan kelembagaan pertanahan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Harapan ini sejalan dengan kebutuhan Mamasa akan tenaga-tenaga terampil di bidang pertanahan untuk mendukung program pembangunan yang berkeadilan.

Dalam wisuda tersebut, sejumlah taruna dan taruni berhasil meraih predikat terbaik. Untuk Program Diploma IV Pertanahan, prestasi tertinggi diraih oleh Mohammad Rizqi Safirul Kamal (IPK 3,93), Nadia Rahmawati (IPK 3,91), Hanan Elbar (IPK 3,91), dan Aulya Fiqih Amin Wijaya (IPK 3,91). Sementara untuk Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, prestasi terbaik diraih oleh Zalfa Najiyah (IPK 3,84), Dewi Aisya Rahmadani (IPK 3,84), Agung Sundono Muslim (IPK 3,79), dan Muhammad Afrizal (IPK 3,76).

Keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Mamasa untuk menekuni bidang yang memiliki dampak langsung bagi kemajuan dan keadilan di tanah air. Dengan hadirnya tenaga-tenaga profesional baru ini, harapan untuk terwujudnya kepastian hukum atas tanah dan tata ruang yang tertib semakin nyata. (im)

Sumber: Humas Kantah Mamasa
Editor: Sandeq.co.id

#ATRBPNMamasa #indonesialengkap#atrbpnkinilebihbaik #atrbpnmajudanmodern #MelayaniProfesionalTerpercaya #ATRBPNAntikorupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *